Visi dan Misi

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN NAGARI KOTO TUO

Visi

Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, yang dimaksud dengan visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan.

Keberhasilan pembangunan harus diawali dengan perencanaan yang dilandasi oleh visi yang jelas dan terarah. Adanya visi yang jelas dan terarah diharapkan mampu menarik komitmen dan menggerakkan masyarakat untuk berbuat demi kepentingan Nagari, menciptakan makna bagi kehidupan masyarakat, menciptakan standar keunggulan yang hendak dicapai dan menjembatani keadaan sekarang dengan keadaan masa depan. Visi yang baik adalah visi bersama dari seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan. Oleh karenanya visi pembangunan jangka menengah Nagari Koto Tuo disusun secara partisipatif, dengan melibatkan ide, gagasan dan aspirasi masyarakat. Visi bersama pembangunan Nagari Koto Tuo Tahun 2016-2021 adalah :

“ MEWUJUDKAN NAGARI KOTO TUO MANDIRI BERNUANSA ADAT BASANDI SYARA’, SYARA’ BASANDI KITABULLAH MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA”

Visi tersebut diatas memiliki perspektif yang akan diwujudkan tahun 2016-2021. Pada visi Nagari Koto Tuo tersebut diatas terdapat 4 (empat) kata kunci, yaitu Mandiri, adat, syara’ dan sejahtera. Mandiri adalah suatu sikap mampu membenahi diri dan mencukupi hal yang dibutuhkan untuk melakukan suatu usaha untuk menuju kemajuan tanpa berpijak pada sikap pihak lain. Adat adalah suatu kaidah kebiasaan yang harus dipatuhi dan telah diwariskan oleh nenek moyang di Minangkabau. Syara’ adalah kaidah-kaidah yang digariskan Al Qur’an dan harus dipatuhi serta menjadi tuntunan umat Islam. Sejahtera adalah terpenuhinya kebutuhan pokok hidup secara layak dan wajar, masyarakatnya terdidik dan terpelajar.

Misi

Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, yang dimaksud dengan Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi.

Upaya untuk mewujudkan visi menjadi nagari yang mandiri, beradat dan patuh terhadap Syara’ sehingga tercapai sejahtera telah dirumuskan melalui 6 Misi Pembangunan Nagari sebagai berikut :

  1. Meningkatkan kapasitas Pemerintahan Nagari Koto Tuo dalam rangka memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dan stakeholder lainnya
  2. Peningkatan ekonomi masyarakat dengan mengoptimalkan segala potensi sumber daya yang ada di nagari secara profesional, efektif dan efesien.
  3. Meningkatkan kualitas Sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan formal maupun non formal.
  4. Mengembangkan kehidupan beragama dan peningkatan  pelaksanaan syari’at Islam serta penyediaan fasilitas untuk kegiatan keagamaan.
  5. Meningkatkan penguatan dan pelaksanaan Adat terhadap pemangku adat dan anak nagari.
  6. Meningkatkan dan mengembangkan partisipasi masyarakat untuk berperan aktif dalam pelaksanaan pembangunan nagari.

TUJUANDAN SASARAN 

Tujuan dan sasaran adalah tahap perumusan sasaran strategis yang menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam perencanaan pembangunan jangka menengah nagari yang selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan arsitektur kinerja pembangunan nagari secara keseluruhan. Disini, peran dari penjelasan visi dan misi menjadi sangat penting agar proses penyusunan tujuan dan sasaran memenuhi syarat supaya selaras dengan sasaran pembangunan jangka panjang.

Perumusan tujuan dan sasaran merupakan salah satu tahap perencanaan kebijakan (policy planning) yang memiliki kritikal poin dalam penyusunan RPJM Nagari ini mengingat bila mana visi dan misi Wali Nagari tidak dijabarkan secara teknokratis dan partisipatif ke dalam tujuan dan sasaran, maka program Wali Nagari terpilih akan mengalami kesulitan dalam mengoperasionalisasikannya ke dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan. Dalam hal ini, tujuan dan sasaran merupakan dampak (impact) keberhasilan pembangunan nagari yang diperoleh dari pencapain berbagai program prioritas terkait.

Tujuan adalah berupa pernyataan-pernyataan yang berkaitan dengan hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi, melaksanakan misi dengan menjawab isu strategis nagari permasalahan pembangunan nagari. Sasaran adalah hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, spesifik, mudah dicapai, rasional, untuk dapat dilaksanakan dalam jangka waktu 6 (enam) tahun ke depan.

Dalam rangka pencapaian visi dan misi serta untuk menjawab permasalahan dan isu-isu strategis nagari, maka dirumuskan tujuan dan sasaran pembangunan nagari 6 tahun kedepan sebagai berikut:

MISI 1: Meningkatkan kapasitas Pemerintahan Nagari Koto Tuo dalam rangka memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dan stakeholder lainnya.

Tujuan :

Peningkatan kapasitas dan kualitas seluruh penyelengara pemerintahan nagari baik Aparatur Pemerintah Nagari selaku badan eksekutif maupun Badan Permusyawaratan (Bamus) nagari selaku badan legislatif di nagari.

Sasaran :

Meningkatnya kapasitas dan kualitas sumber daya manusia penyelengara pemerintahan nagari dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan stakeholder lainnya.

MISI 2: Peningkatan ekonomi masyarakat dengan mengoptimalkan segala potensi sumber daya yang ada di nagari secara profesional, efektif dan efesien.

Tujuan :

Peningkatan perekonomian masyarakat secara keseluruhan dengan memberdayakan segala potensi yang ada di nagari baik potensi sumber daya manusia dari masyarakat itu sendiri maupun potensi sumber daya alam yang akan menunjang pendapatan masyarakat yang dikelola secara professional, efektif dan efesien untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

Sasaran :

Meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan terkelolanya potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam dengan baik, professional, efektif dan efisien sehingga dapat memberikan manfaat terhadap peningkatan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.

 MISI 3:  Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui peningkatan     pendidikan formal maupun non formal.

Tujuan :

Meningkatkan sumber daya manusia bagi masyarakat Nagari Koto Tuo mulai dari jenjang usia dini (PAUD) sampai ke jenjang pendidikan tinggi (Perguruan Tinggi), adanya kegiatan PKBM bagi masyarakat yang putus sekolah sehingga penguatan pendidikan merupakan target utama bagi pemerintahan nagari untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dan kemajuan nagari.

Sasaran :

Meningkatnya sumber daya manusia masyarakat nagari Koto Tuo dalam mencapai kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat serta bersama-sama berpartisipasi untuk pembangunan dan kemajuan nagari dimasa depan.

Misi 4 : Mengembangkan kehidupan beragama dan peningkatan  pelaksanaan syari’at Islam serta penyediaan fasilitas untuk kegiatan keagamaan.

Tujuan :

Berkembangnya kehidupan beragama yang rukun ditengah masyarakat dan adanya peningkatan kegiatan-kegiatan mensyiarkan agama Islam serta terpenuhinya fasilitas penunjang kegiatan keagamaan tersebut.

Sasaran :

Terjalinnya kehidupan yang rukun sesama pemeluk agama dalam masyarakat dan adanya keaktifan kegiatan keagamaan sesuai syari’at Islam serta terpenuhinya fasilitas-fasilitas penunjang kegiatan keagamaan tersebut.

Misi  5 : Meningkatkan penguatan dan pelaksanaan Adat terhadap pemangku adat dan anak nagari.

Tujuan :

Memberikan penguatan kelembagaan adat (KAN) dan meningkatkan pengetahuan adat, penegasan pelaksanaan aturan adat terhadap para pemangku adat sebagai pengayom bidang adat dan anak nagari selaku objek pelaksanaan adat.

Sasaran :

Meningkatnya wawasan dan pengetahuan kelembagaan adat bagi para pemangku adat (KAN) serta adanya penegasan pelaksanaan aturan adat sesuai dengan yang telah diwariskan oleh nenek moyang Minangkabau.

Misi 6 :  Meningkatkan dan mengembangkan partisipasi masyarakat untuk berperan aktif dalam pelaksanaan pembangunan nagari.  

Tujuan :

Meningkatkan kesadaran masyarakat berpartisipasi dan ikut bersama-sama diberbagai bidang untuk membangun dan memajukan nagari.

Sasaran :

Meningkatnya partisipasi seluruh masyarakat dalam pembangunan dan kemajuan nagari melalui berbagai bidang.